Selamat Datang di Heru Site http://heru07.blogspot.com, silahkan tinggalkan pesan di buku tamu. dan jika ingin kirim-kirim salam lewat running teks ini silahkan berkunjung ke email saya, facebook, atau buku tamu terima kasih... ==> Pesan: - untuk nova hardiyani putri, miss u, nice selalu, ^_^ ===== mufari zuddien ngeri yo dapat A sidangnya hehehe... ====== buat sigit di kampung jangan lupa oleh2 nya ======= buat bowo doero, mantaplah ====== bang reza my brother, mantap slalu, mantap kan my blog brubah navbarnya ========= buat bang yudhi, salam salsa nya, hehehehe,,, smngat,,, ========= buat ivan juson, sandy, husni, jefri, atan, agunk, zein, dan sahabat2 lainnya yang gak disebut, sukses slalu ======= yuks mari ramai2 gabung di http://www.letthestory.com ===== buat pam yang udah koment di buku tamu thanks yo... ===== yang lainnya segera coment ya tinggalkan pesan, thanks...

Jumat, 15 Juli 2011

PSSI Bentuk Tujuh Kelompok Umur Timnas Indonesia

Heru07.com, Medan – PSSI secara lisan telah memilih Wim Rijsbergen untuk mengepalai program jangka panjang timnas Indonesia, termasuk tujuh kelompok umur yang telah disusun.

Ketua umum PSSI Johar Arifin pada jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta (14/7/11), mengumumkan rencana pembentukan timnas Indonesia dengan tujuh jenjang kelompok umur.

“Seperti rapat Komite Eksekutif tanggal 11 dan 12 Juli kemarin tentang tim Indonesia di masa depan, kami memprogramkan ada tujuh timnas di masa depan. U-16, U-17, U-18, U-19, U-20, U-21, U-22, U-23 dan senior,” ujarnya. “Insya Allah mulai musim depan.”

Diterangkan Johar, setiap kelompok umur ini akan memiliki pelatih dan stafnya masing-masing yang nantinya akan dikoordinir oleh pelatih timnas senior.

Untuk pelatih timnas senior, PSSI telah menjatuhkan pilihan kepada Wim Rijsbergen, mantan pelatih Trinidad dan Tobago di Piala Dunia 2006 dan terakhir membesut PSM Makassar di Liga Primer Indonsia.

“Wim yang akan memprogramkan apa yang harus dilakukan tim junior, dan tim junior harus mensuplai apa yang dibutuhkan tim senior. Sistem seperti ini diterapkan oleh Belanda dan Jepang, yang kita tahu prestasinya sudah mendunia,” lanjut mantan pemain PSMS Medan tersebut.

0 komentar: